Headlines

Tips dan Trik

Feature

Travelista


Sempu adalah nama sebuah pulau yang terletak di malang bagian selatan tepatnya berada di selatan Kecamatan Sumbermanjing Wetan, kurang lebih 30 km dari kota malang.

Pulau Sempu tidak berpenduduk dan hanya terdiri dari hutan berbukit yang sebagian besar adalah hutan mangrove. Saat ini, Pulau Sempu merupakan kawasan cagar alam yang dilindungi oleh pemerintah.

Di Pulau Sempu terdapat lebih dari 80 jenis burung yang dilindungi dan juga masih terdapat hewan-hewan lainnya seperti; babi hutan, kancil, juga lutung jawa dan jika beruntung bisa menemui jejak–jejak macan tutul di pulau ini.

Objek wisata alam Pulau Sempu memang tidak sebeken obyek lainnya di Jawa Timur seperti Gunung Bromo. Akan tetapi, keistimewaannya sangat unik dan jelas berbeda dari objek-objek wisata lainnya di sana. Keunikan berwisata di pulau Sempu ini adalah jika air sedang surut kita bisa menyebrang dari Pualu Jawa menuju Pulau Sempu. Pengunjung umumnya menyeberang pergi dan pulang pada pagi dan sore hari, karena penyebrangan hanya bisa dilakukan pada waktu-waktu tersebut dan bahkan tidak boleh lebih dari pukul 16.00 sore.

Di Pulau Sempu terdapat telaga yang disebut Segara Anakan. Dimana air yang terdapat di telaga ini berasal dari air deburan ombak yang menghantam karang. Sebagian air itu mengalir masuk ke Segara Anakan melalui karang yang berlubang besar di tengahnya. Meskipun memiliki kedalamannya sekitar 5 meter, Telaga Sagara Anakan aman untuk kegiatan snorkling ataupun hanya sekedar berenang karena sudah terbebas dari ombak laut lepas samudra hindia. Snorkling di Segara Anakan memberikan nuansa tersendiri karena terumbu karangnya masih alami dan belum tersentuh tangan-tangan jahil manusia. Di Pulau Sempu anda akan mendarat di bagian utara pulau sedangkan Segara Anakan berada di sebelah selatan dari pulau. Terdapat jalan setapak berikut petunjuk jalannya, anda akan berjalan melewati hutan menaiki perbukitan selama 3 sampai 4 jam (disarankan anda memilih jalan yang bersih dan selalu berbelok ke kiri setiap ada persimpangan). Setelah sampai Segara Anakan sebaiknya anda langsung mencari kayu bakar sebagai api unggun sebelum gelap dan membuat tenda sebagai peneduh.

Disamping itu, anda juga bisa memanjat karang yang mengitari Segara Anakan untuk melihat pemandangan, dari atas karang anda bisa melihat deburan ombak laut lepas yang mengikis terbing-tebing raksasa, sangat indah memang.

Selain Segara Anakan, di Pulau Sempu masih terdapat sebuah telaga lagi yang di namai Telaga Lele karena didalamnya banyak dihuni ikan jenis ini dan dilindungi. Selain itu, pengunjung juga bisa bersantai dengan bermain voli pantai di pinggir pantai pulau ini. Bagi yang suka berpetualang dengan suasana alam yang asli, jauh dari kebisingan kehidupan modern, Pulau Sempu bisa memberikan solusi, hanya memang jangan mengharapkan ada hotel berbintang, selain tempat tidur yang dibawa sendiri.

Jika anda ingin bermalam di pulau Sempu, anda bisa menginap di penginapan–penginapan milik masyarakat di sepanjang jalan menuju Pantai Sendangbiru. Atau bisa juga dengan membuka tenda di Pulau ini, namun anda harus meminta izin terlebih dahulu di pos penjagaan di Sendangbiru yang terletak tepat di seberang Pulau Sempu. Hal ini dilakukan demi menjaga kelestarian habitat dan lingkungan sekitar objek wisata Cagar Alam Pulau Sempu. [ref:pariwisata.net, explore-indo.com, ma6ma.wordpress.com, apvalentine.students.uii.ac.id]


AIR TERJUN MADAKARIPURA - Terletak di kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, sekitar 5 km dari lintas jalan raya Bromo. Kawasan wisata Gunung Bromo ternyata menyimpan satu lokasi wisata yang unik dan menawan. Lokasinya tidak jauh dari lautan pasir Bromo, hanya sekitar 45 menit ke arah Probolinggo (ke Utara). Namanya adalah air terjun Madakaripura. Menurut penduduk setempat nama ini diambil dari cerita pada jaman dahulu, konon Patih Gajah Mada menghabiskan akhir hayatnya dengan bersemedi di air tejun ini. Cerita ini didukung dengan adanya arca Gajah Mada di tempat parkir area air terjun tersebut.

Jalanan desa yang berkelok-kelok menjadi santapan perjalanan ke Air Terjun Madakaripura. Oh iya, persiapkan kondiso kendaraan anda, angin ban, juga bensin. Sebab sepanjang trek tak akan kita temui bengkel, Tambal ban atau Pom bensin. Hutan-hutan disekitar sini masih tergolong lebat, warna hijau seakan mendominasi. Bahkan, masih terlihat sisi – sisa bekas penebangan hutan secara liar oleh warga sekitar untuk dibuka menjadi lahan baru. Sangat disayangkan.

Setelah perjalanan, Sebuah gerbang retribusi akan menyambut anda. Dari sini, jarak ke parkiran Air Terjun Madakaripura masih sekitar 300 meter. Saat tiba di lokasi air terjun Madakaripura kita akan bertemu dengan warung kecil, pos penjaga dan toilet (bisa ganti baju), disitu terdapat pula penyewaan payung bila kita tidak ingin terlalu basah kuyup. Air terjun ini berawal dari air yang mengalir dari tebing memanjang dan membentuk tirai, sehingga kita bisa berpayung ria berjalan di bawahnya.

Air Terjun Madakaripura ini dikelilingi oleh tebing-tebing terjal yang membentuk ruangan dan berdiameter sekitar 25 meter. Berdiri di dalam ruangan alam ini kita akan merasa seolah berada di dasar sebuah tabung, dimana terdapat air terjun dengan ketinggian sekitar 100 meter, dengan limpahan air yang jatuh dengan derasnya dari atas dan berubah menjadi selembut kapas ke kolam berwarna kehijauan. Air yang jatuh di kolam ini menimbulkan bunyi yang berirama, terkadang bunyi yang ditimbulkannya lebih keras dikarenakan air yang jatuh lebih deras.

Keunikan dan kesejukan air terjun Madakaripura ini membuat kita betah berlama-lama memandanginya. Tebing-tebing disekitar air terjun terdapat beberapa goa, mirip dengan lokasi film-film silat dan memang cocok untuk daerah pertapaan. Hanya terdengar suara air dan jauh dari kebisingan dan polusi kendaraan kota.

Untuk anda penggemar fotografi, lokasi Air Terjun Madakaripura bisa menjadi obyek yang tidak habis-habisnya, mulai dari pintu masuk kedatangan hingga suasana air terjun yang seolah dalam tabung. Beberapa orang di Probolinggo baik di hotel maupun di travel agent yang kami tanyai mengenai air terjun ini mengaku belum pernah berkunjung kesana. Hal ini mungkin disebabkan karena bentuk air terjun ini yang bila terjadi longsor atau banjir, maka kita yang berada di dasar tabung tersebut akan terperangkap. Sehingga berada di 'tabung' ini perasaan kita akan bercampur aduk antara kagum pada keindahan alam ini dan was-was. Melihat kondisi seperti ini jika diperkirakan akan terjadi longsor atau banjir, kawasan objek wisata Madakaripura ini akan ditutup untuk pengunjung.
Air Terjun Coban Rondo


Coban Rondo located in mountainside of Kawi, Pendasari Village, Pujon District, Malang Sub-province. About 0,5 hour journey from malang city. Don’t difficult to go to coban rondo waterfall, because there are have a road indicator to this wondeful Waterfall. Waterfall with height of this 84 metre seen to amaze by pouring so much water.



Around Coban Rondo Waterfall is also provided location for the camping and outbond facility. In edge of street, there are also many merchants offering food, beverage, or unique souvenir. Something else which also draw is the existence of monkeys which emerge to ask or look for food from visitors. Its funnys mannerism, drawing attention many children.



With mean temperature about 21 Celcius, You'D enjoy ruthless of atmosphere. So that many visitor which like to relax below grove or sit a moment above available stone bench or sit above available stone bench. Arrive moment at front Coban Rondo waterfall, felt direct cool and fresh atmosphere.