Headlines

Tips dan Trik

Feature

Travelista

» » » Pentingnya Indeks Prestasi Semester Pertama


Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) merupakan parameter akademik bagi mahasiswa,  jika di SMA itu ibarat sebuah rapot. Saat Pengenalan Kehidupan Kampus (PKK) juga dikenalkan apa itu IP ataupun IPK.

Sebelum mengenal IPK, terlebih dahulu harus mengenal Indeks Prestasi (IP) yang merupakan indeks nilai dalam setiap semesternya. Bagi mahasiswa semester 1 tentunya harap-harap cemas menunggu IP pertama, karena IP pertama akan menentukan IPK pada tiap semester berikutnya. Sebegitu pentingkah IP pertama itu? Mari kita simak 10 penjelasan mimin UBUNO berikut ini.
  1. Saran dari mimin IP semester pertama harus diatas 3,0 bahkan diupayakan harus diatas 3,5 (batas minimal cumlaude) yang biasanya dalam keseluruhan mata kuliah semester pertama itu minimal harus ada 3 mata kuliah yang bernilai A dan lainnya minimal B+ atau sedikit B, serta jangan sampai terdapat nilai C kebawah.
  2. Dengan IP 3,0 keatas tersebut maka akan berdampak pada IPK semester berikutnya. Dampak yang mencolok adalah dapat mengambil jumlah Satuan Kredit Semester (SKS) secara penuh yang umumnya 24 SKS.
  3. Jika terus dipertahankan untuk mengambil SKS penuh setiap semester berikutnya maka harapan untuk lulus 3,5 tahun s.d. 4 tahun akan menjadi kenyataan.
  4. Diatas juga harus digarisbawahi bahwa setiap semesternya, mimin menyarankan agar terus menjaga IPK tetap diatas 3,0 sehingga setiap mahasiswa harus bisa menjaga stabilitas IP disetiap semesternya.
  5. Manfaat jika IPK cumlaude adalah berpeluang untuk meraih Beasiswa PPA Akademik karena prestasi IPK yang cumlaude.
  6. Manfaat berikutnya jika sudah lulus maka dapat menjadi salah satu 'senjata andalan' dalam mencari lowongan pekerjaan atau meneruskan studinya.
  7. Ini penting, jangan sampai terprovokasi atau kena hasutan orang lain seperti perkataan "Mending gak ambil SKS penuh aja pada semester berikutnya, agar kita gak terbebani jadwal kuliah yang padat", menurut mimin perkataan seperti itu merugikan, sebab beban kuliah tidak sebegitu seramnya. Padahal sebenarnya jika kita ambil SKS penuh akan selaras dengan harapan lulus kurang dari 4 tahun. Dalam mengambil SKS penuh saran mimin memang harus bisa survive dari volume tugas yang ada dan harus bisa mengatur waktu refreshing dan berorganisasi, jika sudah berorganisasi, pengalaman dan sepengetahuan mimin bahwa organisasi intra menghindari anggotanya terganggu kuliah.
  8. Mengapa harus lulus kurang dari 4 tahun? Karena UB dengan kebijakan SPP Progresif-nya maka mahasiswa yang masih kuliah diatas 4 tahun akan dikenakan kenaikan SPP.
  9. Juga, lama studi kita kelak akan ditulis di Transkrip Nilai. Maka dari situlah akan jadi pertimbangan pemberi lowongan pekerjaan atau calon tempat studi berikutnya.
  10. Ingat selalu bahwa kita ke Kota Malang (Universitas Brawijaya) yang utama adalah kuliah!

ubuno/admin


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 komentar:

  1. memang penting nilai IPK. namun, kesuksesan itu tidak sepenuhnya tergantung dengan IPK.
    ada 2 aspek lagi yang harus dipenuhi sebagai seorang MAHASISWA. karena konsekuensi identitas sebagai mahasiswa ada 3 "aspek akademik, aspek organisasi dan aspek KONTROL SOSIAL (AGENT OF CHANGE)"

    BalasHapus